Mengatasi Stres Pada Masa Pandemi Covid

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol dapat mengganggu kesehatan fisik maupun psychological Anda. Cobalah untuk tarik nafas, relaksasi tubuh, berjemur dan berolahraga ringan sebisa mungkin. Hindari emosi negatif seperti buruk sangka, curiga dan menyebar informasi buruk yang justru akan memperparah situasi sekitar. Pertama, harus tetap berpikir jernih, tidak panik atas informasi apapun yang terkait dengan adanya penyakit ini. Alasan utamanya adalah bahwa kepanikan akan menyebabkan seseorang sulit mencari dan menemukan solusi atau merencanakan sesuatu yang dapat menyelesaikan masalah. Stres juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan psychological.

Menurut Smith , manajemen stres adalah keterampilan yang dapat memungkinkan seseorang untuk mengantisipasi, mencegah, mengelola serta memulihkan dari stres yang dirasakan karena terdapat ancaman dan ketidakmampuan dalam coping yang dilakukan. Bagi anak-anak muda atau yang ketahanan tubuhnya kuat yang sudah dinyatakan positif cukup treatment mandiri di rumah Karena usia produktif antibodinya berproduksi 2-3 kali lipat dibandingkan dengan manula. Untuk menekan rasa stres bagi yang sudah positif cukup mengonsumsi vitamin, dan antibiotik. Jangan ke RS yang sudah ditentukan karena itu diperuntukan bagi mereka yang produksi antibodinya rendah. Dalam sehari, setidaknya manusia harus mengkonsumsi air sebanyak dua liter atau lebih.

Berita covid dapat memicu stress

Pakai waktu WFH ini untuk melakukan hal-hal yang bikin kamu bahagia bisa menjadi cara agar tidak stres selama pandemi COVID-19. Mungkin kamu sudah pernah melihatmemedi social media yang bilang, “WFH turns everybody into Gordon Ramsay.” Guyonan ini sama sekali tidak salah. Karena di periode Agen PAY4D ini, kamu punya banyak waktu dan kesempatan untuk melakukan hobi atau aktivitas yang sebelumnya tidak pernah atau jarang kamu lakukan. Kedua, terapkan aturanno gadget at homeagar anggota keluarga bisa fokusquality timedi rumah. Batasi penggunaan media sosial di rumah untuk menjernihkan pikiran.

Dengan mengetahui informasi terkini mengenai situasi saat ini dapat membantu Anda menilai risiko dan melakukan tindakan pencegahan yang wajar. Hindari rumor dan informasi dari sumber yang tidak dapat dicek kebenarannya. Apabila kita mengalami gangguan cemas segera konsultasikan ke profesional kesehatan jiwa terdekat seperti Psikiater, Perawat jiwa, Psikolog, Dokter umum terlatih, Pekerja Sosial dan konselor agar segera mendapat pertolongan. Memiliki banyak waktu di rumah, jangan hanya dihabiskan untuk social media saja, tapi bisa kamu isi dengan menemukan hobi baru yang bisa dilakukan.

Hal ini meningkatkan kepercayaan diri dan memungkinkan orang lain untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan saat keluar rumah. Tantangannya adalah apakah kita telah mengembangkan pola perilaku yang terlalu aman yang membuat kita berlabuh ke dalam ketakutan. Saya berharap akan ada orang-orang yang, bahkan ketika divaksinasi, akan terus mengkhawatirkan [COVID-19] dan menghindari apa pun yang dapat meningkatkan risiko mereka.

Sebagai contoh, ia menyebut kabar-kabar hoax dan mengerikan terkait COVID-19 ada baiknya dihindari demi kesehatan psychological masing-masing. Stres tentunya tidak baik untuk kesehatan fisik maupun psychological kita. Untuk itu Imajin memberikan sedikit tips untuk kalian menghadapi stres dimasa pandemi ini. Dalam situasi ini, kita tetap perlu update mengenai kondisi terkini, namun informasi tersebut tetap perlu dipilah. Ambil informasi dari sumber yang terpercaya, jangan gampang percaya berita-berita Corona begitu saja. Itu juga menjadi salah satu pemicu stress di dalam pikiran kita,” tutur Amalia.

Mengelola stres perlu di lakukan untuk mengehidari diri kita dari hal negatif yang akan membuat tubuh kita melemah dan menyebabkan penyakit. Contoh kegiatannya seperti menonton movie, membaca buku, mendengarkan musik, dan mengakses konten positif di media sosial. Sebaiknya Anda menghindari melihat konten yang berhubungan dengan pandemi corona supaya tidak menjadi semakin stres. JAKARTA – Di tengah pandemi COVID-19, masyarakat diimbau untuk menjaga, tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Untuk memelihara kesehatan psychological saat kondisi pandemi COVID-19 terjadi, beberapa tips dapat dipraktekkan oleh masyarakat. Selain melakukan protokol kesehatan, kata dia, masyarakat harus senantiasa menjaga pola hidup sehat dan bersih serta memperkuat daya tahan tubuh.

“Kita dapat mengurangi kecemasan dengan membatasi menonton, membaca atau mendengarkan informasi yang berlebihan. Mengambil jarak sejenak dari informasi yang berlebihan juga baik,” ujar Lahargo. Misalnya, berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan dan saling peduli. Hal ini pun akan membantu kita untuk mengurangi tingkat stres agar tidak menjadi stres kronis atau tinggi. Kemudian, jangan lupa untuk mengabarkan hasil tesmu kepada orang-orang yang pernah berkontak erat denganmu selama setidaknya dua minggu terakhir. Justru dengan memberitahu hasil tes, orang-orang yang pernah berkontak erat denganmu dapat memastikan kondisi kesehatannya dengan melakukan tes Covid-19 dan isolasi mandiri.