Mengenal Vaksin Covid

Pengembangan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif adalah langkah penting dalam upaya world untuk mengakhiri pandemi, agar masyarakat dapat kembali berkegiatan seperti biasa dan bertemu dengan keluarga serta kerabat tercinta. Hingga akhir Juni 2021, perusahaan-perusahaan produsen dan pengembang vaksin tengah melanjutkan penelitian akan keamanan dan efektivitas vaksin pada anak-anak usia tahun dan selanjutnya anak-anak di bawah usia tersebut. Selanjutnya, Strategic Advisory Group of Experts dari WHO akan menyusun rekomendasi penggunaan vaksin untuk anak-anak (dosisnya, interval pemberiannya, hal-hal yang perlu diwaspadai terkait efek samping, dsb.) berdasarkan hasil penelitian-penelitian tersebut. Hingga 22 Juni 2021, WHO menyebutkan bahwa masih diperlukan lebih banyak bukti ilmiah terkait penggunaan macam-macam vaksin Covid-19 bagi anak-anak sebelum WHO dapat memberikan rekomendasi umum terkait vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak. Hal lain yang dipertimbangkan oleh JCVI adalah persoalan etika dari program vaksinasi untuk anak-anak.

Sebelumnya, Kepala BPOM Penny Lukito menyampaikan pemberian EUA untuk obat dan vaksin Covid-19 memungkinkan dilakukan pada masa pandemi seperti sekarang. Namun dia menekankan pemberian EUA harus didukung dengan bukti keamanan, mutu, dan khasiat obat atau vaksin serta pengawasan secara ketat. Di masa pandemi covid-19 ini banyak sekali perubahan kebiasaan yang harus kita patuhi dengan menerapkan protokol 5M agar tidak terpapar virus dan menekan jumlah penularan. Selain itu, vaksinasi COVID-19 wajib dilakukan dua kali kepada setiap orang dengan jarak antara penyuntikan pertama dengan kedua untuk yang belum masuk kategori lanjut usia adalah 14 hari. Bagi masyarakat, sebelum melakukan vaksinasi Covid-19, ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian. Inflasi tetap rendah sejalan permintaan yang belum kuat dan pasokan yang memadai.Inflasi Indeks Harga Konsumen pada Februari 2021 tercatat sebesar zero Beli Free Spin,10% atau 1,38% .

Ada yang menyebut bulan November 2020 vaksin datang sehingga Desember 2020 sudah dilakukan vaksinasi. Airlangga mengatakan, regulasi diperlukan tidak hanya untuk payung hukum saja, tetapi juga untuk mengatur pembelian vaksin Covid-19 oleh sektor-sektor industri tertentu. Setiap negara berebut mendapatkan vaksin Covid-19 untuk secepatnya memvaksin penduduknya. Tak bisa dimungkiri permintaan vaksin begitu banyak padahal jumlah perusahaan pengembang vaksin terbatas, demikian juga kapasitas produksinya.

Beberapa kebijakan baru mengenai vaksinasi Indonesia

Misinformasi di tengah situasi krisis kesehatan bisa menyebabkan paranoia, rasa takut, dan stigma, bahkan menyebabkan orang lain tidak terlindungi atau lebih rentan terhadap virus. Selalu rujuk fakta dan saran dari sumber-sumber tepercaya, seperti otoritas kesehatan, PBB,UNICEF, dan WHO. Ya, meskipun pengembangan vaksin COVID-19 diupayakan berjalan secepat mungkin, vaksin tetap harus melalui serangkaian uji klinis yang ketat untuk membuktikan kesesuaiannya dengan standar internasional dalam hal keamanan dan efektivitas vaksin. Hanya vaksin yang dinilai telah memenuhi standarlah yang akan mendapatkan persetujuan WHO dan otoritas nasional. Vaksin bekerja dengan cara meniru agen penyakit—baik berupa virus, bakteri, maupun mikroorganisme lain yang bisa menyebabkan penyakit.

Mulai 1-7 Februari 2021 masyarakat umum dapat mencoba layanan KRL Yogya-Solo dengan terlebih dahulu mendaftarkan diri melalui aplikasi KRL Access sebelum datang ke stasiun. Di masa uji coba publik ini pengguna dikenakan tarif Rp 1 untuk setiap perjalanan. Pastikan sudah memiliki Kartu Multi Trip atau Kartu Uang Elektronik Bank yang sudah bekerja sama seperti e-Money Mandiri, BRIZZI BRI, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA. • Insan Perseroan yang berusaha menutup-nutupi pelanggaran atau tidak mau memberikan hukuman kepada pelaku yang telah terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenakan sanksi tindakan disiplin/teguran lisan/teguran tertulis sampai dengan pemutusan hubungan kerja. KCI berkewajiban untuk melindungi pelapor dan tidak akan melakukan pembalasan atau diskriminasi terhadap pelapor yang dengan niat baiknya telah melaporkan dugaan pelanggaran.