Membaca Persepsi Masyarakat Terhadap Vaksin Covid

Mereka membuat halaman Facebook sendiri, menyusup ke ruang-ruang di media sosial tempat berita bohong berkembang pesat. Dalam grup yang diurus oleh Gilles, teori konspirasi palsu yang aneh bermunculan, selain unggahan-unggahan yang mengekspresikan pandangan yang lebih moderat, seperti penolakan untuk mewajibkan vaksin. PRAGMATIC PLAY Facebook mengatakan sedang menyelidiki grup-grup itu dan telah menghapus 12 juta informasi yang salah tentang Covid-19 dan vaksin. Grup Facebook yang diurus oleh Gilles hanyalah satu contoh dari tren yang lebih besar – peningkatan konten anti-vaksin berbahasa Prancis di media sosial selama setahun terakhir.

Beberapa konspirasi mengenai vaksin

Wakefield menyebut vaksin MMR untuk campak, penyakit gondok, dan rubela merupakan penyebab kasus autisme yang meningkat di kalangan anak-anak Inggris. Perserikatan Bangsa-bangsa menyebut campak merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi yang tepat. Perbedaan hasil status hukum vaksin AstraZeneca antara MUI Pusat dan “bawahannya” MUI Jawa Timur yang di dukung oleh PWNU Jawa Timur berawal dari cara pandang dan prinsip hukum yang berbeda. Status hukum HARAM tapi BOLEH bagi telinga masyarakat yang tidak terbiasa dengan diskursus fiqh memang mengagetkan dan membingungkan. Meski MUI dalam lembar fatwanya sudah memberikan penjelasan apa dan mengapa “terpaksa” keluar standing hukum itu tapi penjelasan panjang lebar dengan dasar argumentasi yang logis argumentatif beserta data-data ilmiah tetap saja sudah tidak menarik.

Biasanya, mereka ambil potongan-potongan fakta yang enggak relevan untuk mendukung argumennya. Ketika apa yang mereka sampaikan mendapati pertentangan, mereka akan selalu muncul dengan teori-teori baru,” Fahmi menjelaskan. Ada yang menyebut pengguna Facebook adalah orang-orang tua, kaum Boomers. Media yang bikin kaya Mark Zuckerberg ini disoroti, salah satunya, ikut menyuburkan bisnis kebencian dan polarisasi. Saya membuat akun baru di Facebook untuk jadi anggota grup Flat Earth Indonesia. Herd immunity itu sendiri juga akan tercapai jika minimal 75% dari masyarakat sudah melakukan vaksinasi COVID-19.

Demikian pula, peningkatan 1 poin pada skala reliabilitas konspirasi dikaitkan dengan penurunan sekitar 28% dalam kemungkinan seseorang merekomendasikan vaksinasi kepada teman dan keluarga yang rentan. Para ilmuwan dari University of Cambridge mengumpulkan information dari sampel nasional di setiap negara dan meminta peserta untuk menilai keandalan beberapa pernyataan, termasuk 6 mitos populer tentang COVID-19. Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster tidak untuk khalayak umum mengingat keterbatasan pasokan vaksin. Selama 3T-vaksinasi belum optimum, sulit keluar dari bayangan krisis kesehatan. Saat ini Jerinx atau JRX tengah dalam proses persidangan karena diduga mencemarkan nama baik Ikatan Dokter Indonesia . Sebelum ditangkap, dia menyebut IDI sebagai kacung dari Organisasi Kesehatan Dunia .

Gates mengaku tidak mengerti bagaimana dia menjadi goal teori konspirasi aneh dan gila. Pada Kamis lalu, pendiri Microsoft ini mengatakan kepada media informasi yang salah mengenai dirinya sangat bodoh, sehingga sulit untuk mengetahui bagaimana mengatasinya. Mengaca dari perkembangan isu vaksin di atas, tentu hal ini sangat relevan dengan kondisi yang kita hadapi saat ini. Dengan tersebut luasnya pandemi COVID-19 yang telah merenggut jutaan jiwa di dunia, merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk menjaga kesehatan baik untuk diri maupun untuk lingkungan sekitar.

“Semua vaksin punya efek samping. Sebagian kecil, efek sampingnya akan lemas hingga mengantuk, itu sangat wajar. Namun, dari penelitian, vaksin itu aman dan efektif,” ujar dr Dirga. Keputusan hukum yang dikeluarkan terkait vaksin AtraZeneca itu adalah hasil ijtihad kolektif-institusional dari masing-masing lembaga MUI dan PWNU. Ketentuan hukum fatwa bersifat mengikat bagi yang mengeluarkan dan yang meminta.