2 Jenis Vitamin Yang Direkomendasikan Selama Pandemi Covid

Namun beberapa kelompok tertentu seperti wanita hamil mungkin akan mengalaminya dalam bentuk ringan. Vitamin B7 atau biotin berperan penting bagi wanita hamil atau menyusui. Meskipun defisiensi biotin simptomatik jarang terjadi, tetapi kadar biotin yang rendah sering terjadi selama masa kehamilan.

Bogordaily.net – Vitamin D adalah satu-satunya nutrisi yang dapat diproduksi tubuh saat terkena sinar matahari. Ada sejumlah makanan yang sebaiknya dimakan mentah agar tetap sehat dan tidak menghilangkan nutrisi di dalamnya. Nilai gizi yang diberikan yoghurt untuk kesehatan tulang “diakui dengan baik”. “Makanan padat nutrisi” tidak hanya merupakan sumber kalsium yang baik, tetapi juga merupakan sumber protein yang baik. Untuk membantu meminimalkan risiko osteoporosis, para ahli menganjurkan Anda untuk mengonsumsi yoghurt. Dikhawatirkan bayi mengalami reaksi alergi sehingga harus mendapat penanganan segera.

Wanita hamil membutuhkan biotin lebih banyak dibandingkan wanita yang tidak hamil karena tubuh wanita hamil akan memecah vitamin lebih cepat. Minum vitamin ini setelah makan karena akan bekerja lebih baik dalam tubuh. Sel menggunakan vitamin ini untuk berinteraksi satu sama lain, yang membantu menjalankan banyak fungsi penting. Untuk individu atau keluarga dalam konteks karantina dan isolasi mandiri perlu memerhatikan beberapa asupan yang direkomendasikan.

Jenis vitamin ini bisa didapatkan di dalam sayuran hijau, telur, susu, mentega, ikan sarden, ikan tuna, minyak nabati, dan beberapa makanan lainnya. Salah satu rekomendasi vitamin C untuk Si Kecil adalah Enervon C Plus. Suplemen rekomendasi vitamin C effervescent Link Kong4D ini akan menyegarkan sekaligus menyehatkan hari kita di tengah pandemi COVID-19. Kelebihannya lainnya, produk ini bisa dibawa ke mana saja, dan bisa di makan kapan saja. Tak hanya itu saja, rekomendasi vitamin C satu ini juga patut dipertimbangkan, Moms.

Beberapa vitamin yang direkomendasi WHO

Contohnya, Favipiravir yang biasa dipakai untuk menyembuhkan influenza akut atau Remdesivir yang biasa diberikan kepada pasien dengan infeksi SARS-CoV, Ebola, dan MERS-CoV. BPOM juga menyertakan indikasi, mekanisme, dosis, hingga efek samping setiap obat. Standar yang digunakan untuk menyusun daftar obat tersebut berasal dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia , Organisasi Kesehatan Dunia , pengalaman negara lain, serta berbagai publikasi ilmiah.

Selain mengonsumsi vitamin, pasien COVID-19 gejala ringan bisa melakukan terapi simptomatik yakni mengobati setiap gejalanya. COVID-19 harus memperhatikan asupan makanan bernutrisi dan vitamin untuk membantu tubuh melawan infeksi. Menurut Fithri sebaiknya kita mengonsumsi dan memilih vitamin atau suplemen sesuai kebutuhan dan sesuaikan dosis untuk orang sehat atau sakit. Cobalamin dibutuhkan dalam proses metabolisme dan membantu menjaga fungsi neurologis dan pembentukan sel darah merah. Terdapat 13 macam vitamin yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air.

Vitamin B7 juga bermanfaat untuk membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Walaupun tergolong buah yang merakyat, kandungan vitamin C yang bagus untuk daya tahan tubuh ada di buah ini. Bahkan dalam satu buah jeruk sudah mengandung 70 mg vitamin C dan mampu mencukupi 78 persen kebutuhan harian. Kandungan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh ini berkisar 89 mg vitamin C untuk 152 gram buah strawberry.

Seperti minum suplemen vitamin, penderita Covid-19 yang akan minum suplemen zinc baiknya juga berkonsultasi ke dokter lebih dulu. Suplemen vitamin D bisa berupa tablet, kapsul, pill effervescent, tablet kunyah, pill isap, kapsul lunak, serbuk, atau sirup. Selain dengan suplemen, setiap orang bisa mendapatkan asupan vitamin D dari berjemur selama 15 menit setiap hari.